trustnews.id

PLN UID Jawa Timur Kelebihan Pasokan Listrik
Dok, Istimewa

PLN UID Jawa Timur Kelebihan Pasokan Listrik

NASIONAL Senin, 20 November 2023 - 23:21 WIB Hasan

TRUSTNEWS.ID,. - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapannya dalam mendukung pasokan listrik untuk kebutuhan berbagai kegiatan nasional/ internasional hingga sektor industri dan transportasi yang dapat menunjang pertumbuhan perekonomian ke depan.

Agus Kuswardoyo, General Manager PLN UID Jawa Timur, mengatakan, seiring dengan pertumbuhan geliat ekonomi di Jawa Timur, saat ini beban puncak mencapai 6.219 MW. Kebutuhan tersebut disuplai dari beberapa pembangkit dengan total daya mencapai 9.999 MW.

 “Dengan beban puncak 6.219 MW, maka di Jatim ini masih ada cadangan listrik 2.625 MW. Artinya dengan kecukupan daya ini, PLN sepenuhnya siap dan masih mampu untuk mensupport event-event di provinsi, nasional hingga internasional,” ujar Agus Kuswardoyo menjawab TrustNews.

Menurutnya, konsumsi listrik di Jatim terus mengalami peningkatan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Jatim yang pada semester I/2023 berhasil mencapai 5,49 persen (Yoy). Hingga Agustus 2023, penjualan listrik PLN di Jatim mencapai 27,3 TWh.

"Jumlah tersebut diserap oleh konsumen rumah tangga maupun industri. Saat ini jumlah pelanggan PLN di Jatim mencapai 13,5 juta pelanggan, baik pelanggan di daratan maupun kepulauan,” jelasnya.

Khusus pelanggan industri, lanjutnya, saat ini PLN melayani sebanyak 110.058 pelanggan dengan suplai daya hingga 7.487 MVA. Jumlah ini menyumbang 41,23 persen dari total penjualan tenaga listrik PLN Jatim.

Untuk memastikan ketersediaan listrik dapat terpenuhi dengan baik, menurutnya, PLN UID Jatim memiliki beberapa kegiatan rutin maupun non rutin. Pertama, Bestie (Borderless PDKB dan Harbas Terintegrasi) merupakan kegiatan pemeliharaan tanpa padam yang dilakukan secara serentak oleh Unit-Unit Pelaksana di satu lokasi (kota/kabupaten).

Kedua, membangun Distribution Automatic System yaitu sebuah sistem digitalisasi untuk mengatur pendistribusian listrik secara otomatis.

Ketiga, konsisten melaksanakan pemeliharaan aset-aset PLN hingga penggantian material tua dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan oleh unit-unit pelaksana PLN Jawa Timur.

"Sebagaimana cadangan daya mampu sistem kelistrikan Jawa Timur yang masih cukup besar yaitu sebesar 2.754 MW, kami optimis mampu melayani kebutuhan calon pelanggan industri," tegasnya.

Diapun mencontoh tanggal 19 September 2023, PLN berhasil melayani kebutuhan tahap I Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE sebesar 30 MVA. Tidak hanya mempersiapkan daya mampu, namun PLN juga membangun Gardu Induk Bungah untuk menopang dan memperkuat sistem yang menyuplai kawasan tersebut.

"Pada hari yang sama. kami juga siap untuk menyuplai kelistrikan di kawasan industri lainnya seperti PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) yang telah ditandatangani Nota Kesepahamannya," ungkapnya.

Sebagai informasi , P L N menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dan berkomitmen memenuhi kebutuhan daya hingga 170 MVA pada 2025, serta potensi penambahan daya dari tenant lainnya sebesar 190 MVA.

Pengoperasian tahap I ini telah sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, yakni pada September 2023.  Listrik PLN dipasok dari Gardu Induk Bungah.

Selanjutnya, PLN Grup Jawa Timur akan mempercepat pembangunan SKTT dan SUTT 150 KV, sehingga GI Bungah akan tersambung langsung dengan tegangan tinggi Gardu Induk lainnya yang akan meningkatkan keandalan pasokan.

“KEK Gresik ini merupakan kawasan industri yang strategis, sehingga pasokan listrik perlu diperhatikan betul. Upaya-upaya penguatan sistem kelistrikan untuk konsumen tegangan tinggi ini akan meminimalisir gangguan dan padam tidak terencana," ujarnya.

Hanya saja diakui Agus, meski rasio elektrifikasi di Provinsi Jawa Timur telah mencapai 99,57 persen, namun masih ada beberapa yang belum teraliri listrik. Seperti Kabupaten Sumenep tercatat memiliki 128 pulau. Dari jumlah tersebut 43 pulau berpenghuni (38 persen, sedangkan pulau yang tidak berpenghuni sebanyak 78 pulau 62 persen).

"Dari 43 pulau berpenghuni, 36 telah dilistriki PLN, 7 dalam proses," pungkasnya.