trustnews.id

UPAYA BORNEO INDOBARA Jaga Harmoni Di Tanah Bumbu
Riadi Simka Pinem, Kepala Teknik Tambang PT BIB

Mewujudkan harmoni pertambangan dan kelestarian lingkungan adalah ikhtiar. Tidak saja bagi perusahaan, tapi juga bagi keberlangsungan masyarakat sekitar.

Dengan mengusung misi "Membangun pertumbuhan berkesinambungan melalui standar keselamatan kerja yang tinggi, pengembangan program kemasyarakatan yang baik dan pengelolaan lingkungan hidup yang tangguh", PT Borneo Indobara (PT BIB), perusahaan tambang batu bara ini, berupaya menjadi role model bagi perusahaan tambang, terkait bagaimana mengelola pertambangan yang baik.

Kepala Teknik Tambang BIB, Riadi Simka Pinem, mengatakan, BIB memiliki komitmen yang kuat terhadap kelestarian lingkungan, tidak saja di areal pertambangan, tapi juga diluar wilayah izin usaha pertambangan. Tanggung jawab perseroan terhadap lingkungan hidup, lanjutnya, diwujudkan melalui berbagai kegiatan lainnya seperti rehabilitasi DAS, transplantasi terumbu karang , rencana pasca tambang, konservasi flora dan fauna, konservasi energi, konservasi sumber daya air, pengurangan pencemaran udara, pengurangan limbah padat non B3, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, serta menjaga keanekaragaman hayati.

Kita pasang alat pemantau sparing yang dapat memantau kualitas air keluaran kolam pengendapan dan memberikan data secara real time didalam jaringan secara online," ujar Riadi menjawab TrustNews.

"BIB punya kolam bekas tambang Andaru. Sebuah danau bekas tambang seluas 30,8 ha. Kualitas air bersih hasil danau bekas tambang (void) ini sudah melalui uji lab yang rutin dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup serta laboratorium independen yang ditunjuk oleh PT Borneo Indobara. Sumber air ini sudah bisa dinikmati masyarakat, khususnya di wilayah ring-1 BIB yakni Desa Banjarsari dan Desa Mekarjaya.

PT BIB menyiapkan pompa dan sambungan pemipaan ke rumah-rumah sebagai salah satu pilar CSR sebagaimana diatur di dalam Kepmen ESDM No 1824 tahun 2018 dan sudah diresmikan oleh Bupati Tanah Bumbu di Agustus 2021. Air bersih ini bisa dinikmati oleh 1.125 kepala keluarga. Tercatat, sejak Tahun 2019 PT Borneo Indobara telah menggelontorkan dana cukup besar khusus untuk program pengadaan sarana air bersih ini dengan penerima manfaat saat ini sebanyak 1.025 KK di 2 desa tersebut dan akan diperluas menjadi 4 desa tahun depan dengan target total penerima manfaat sebanyak lebih dari 2.200 an KK meliputi Desa Banjarsari, Desa Mekarjaya, Desa Makmur dan Desa Karang Indah.

Sebagai informasi, BIB, anak perusahaan Sinar Mas yang berlokasi di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, ini mulai aktif melakukan tahapan eksplorasi dan pembangunan insfratruktur pada tahun 2006 dan mulai melakukan tahapan eksploitasi batubara pada tahun 2008.

Dengan wilayah Perjanjian Karya Pengusaha Batubara (PKP2B) memiliki konsesi 24.100 Ha yang terbagi menjadi 2 blok penambangan yaitu blok Timur dan blok barat.

Buah dari kepedulian BIB atas kelestarian lingkungan diganjar dua kali berturut-turut Proper Nasional Peringkat HIJAU dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 2019 dan 2020.

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) merupakan sebuah program untuk mendorong ketaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen insentif reputasi bagi perusahaan. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sistem peringkat kinerja Proper terdiri dari lima tingkatan yang disimbolkan oleh warna. Peringkat Hitam, Merah, dan Biru merupakan kriteria ketaatan terhadap peraturan dan level upaya pengelolaan lingkungan, sedangkan peringkat hijau dan emas merupakan kriteria penilaian yang lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance) dengan tambahan program inovasi dan pengembangan masyarakat

Di tahun yang sama, 2020, BIB juga mendapat dua penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menjalankan kaidah teknik pertambangan minerba yang baik, Good Mining Practices (GMP).

Penghargaan terkait kategori Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara serta kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara.

"Di GMP Award, BIB mendapat penghargaan Aditama untuk kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Minerba kelompok PKP2B setelah tahun sebelumnya penghargaan Utama. Begitu juga Penghargaan dari KLHK, BIB dapat Proper hijau dua kali berturut-turut setelah enam kali dapat Proper biru," jelasnya.

"Untuk tahun 2021, BIB berupaya untuk bisa masuk Proper emas. Ini tantangan bagi kami dan sekaligus menjawab soal komitmen BIB untuk memberikan yang terbaik dalam pengelolaan lingkungan," pungkasnya. (TN)