trustnews.id

Andil Penting Ditjen Binapenta dan PKK, Membina Serta Memperluas Lapangan Kerja

TRUSTNEWS.ID,. - Dalam melaksanakan tugasnya tersebut, sejumlah program tengah dipersiapkan, di antaranya Program Link and Match. Program ini titik beratnya, pengembangan sistem integrasi pelatihan, sertifikasi, dan penempatan; penguatan kelembagaan dan pengembangan ekosistem pasar kerja. “Jadi setiap para pencari kerja yang sudah dilatih dengan kebutuhan perusahaan ada pasar untuk memasarkan kemampuan tersebut,” tutur Direktur Bina Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kemnaker RI Siti Kustiati, S.E., M.Si. kepada Trustnews dalam kesempatan wawancara.

Kemudian, lanjutnya, untuk mendukung hal tersebut pihaknya berpegang pada Program Pasar Kerja yang diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) 57 Tahun 2003. Di dalamnya mengatur kewajiban lapor lowongan pekerjaan bagi pelaku industri di tanah air.  “Tanpa adanya kewajiban lapor lowongan pekerjaan, kami tidak bisa membaca kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh pengusaha-pengusaha swasta, dan hal ini sudah berjalan dari tahun 2003,” terang Siti.

Agar program ini bisa berjalan selaras, Ditjen Binapenta & PKK menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Lembaga Pendidikan, pelatihan & penempatan untuk intens berkomunikasi, khususnya materi pendidikan yang dibutuhkan untuk menempa calon tenaga kerja tersebut. Dari urun rembug komunikasi tersebut, diperoleh jawaban yang dibutuhkan cenderung ke arah softskill, seperti seperti etika, budaya kerja, atitude yang menurut dunia industri hal ini masih sangat kurang.

“Dari sini kami mensosialisasikan hal apa yang dibutuhkan oleh dunia pekerjaan. Dari sini kami pastikan kalau disiplin itu bukan hanya terlihat dari pendidikan, maupun pelatihan, karena kebiasaan atau habbit yang berasal dari rumah,” terangnya. Kendala untuk Gen Millenial dan Z dimana generasi ini kurang sosialisasi, sehingga kurang team work-nya.

Sedangkan untuk lulusan SMK kemampuan MTK-nya kurang. Dari sini Ditjen Binapenta & PKK memfasilitasinya melalui program bursa kerja khusus yang ada di SMK dengan Kemendikbud.

“Jadi saat ini kami telah mencoba untuk mengarahkan ke SMK mengenai kebutuhan dunia kerja terhadap lulusan SMK itu. Kebutuhan apa saja yang harus dimiliki dan ini tentunya tidak mudah,” jelas Siti.