trustnews.id

BPR Cianjur Jabar Unggul Sistem IT
Dok, Istimewa

BPR Cianjur Jabar Unggul Sistem IT

NASIONAL Minggu, 14 Januari 2024 - 13:11 WIB Hasan

TRUSTNEWS.ID,. - Memancang target menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang unggul dalam kualitas SDM dan unggul dalam sistem teknologi informasi (TI). Sejumlah langkah diambil pengelola PT BPR Cianjur Jabar dalam mewujudkan tekad tersebut, diantaranya menurunkan kredit bermasalah yang masih tinggi dengan melakukan kerja sama penanganan dengan pihak ketiga.

Memberlakukan keringanan bagi Debitur yang telah tergolong bermasalah untuk menyelesaikan kewajibannya dengan memberikan pembebasan bunga dan denda (Crash Program). Melakukan restrukturisasi kredit terhadap Debitur yang terdampak bencana alam maupun yang mengalami penurunan usaha. Meningkatkan fungsi intermediasi pada penghimpunan dan penyaluran dana melalui kanal daring dan luring termasuk melakukan kerja sama dengan fintech.

Termasuk meningkatkan layanan melalui perbaikan infrastruktur, teknologi informasi dan profesionalisme pelayanan.Meningkatkan edukasi, literasi dan inklusi keuangan serta meningkatkan brand awareness BPR Cianjur kepada masyarakat.

"Manajemen BPR Cianjur juga melakukan penyaluran fasilitas kredit pada sektor konstruksi, menghimpun dana berbiaya murah dengan komposisi Tabungan-Deposito dengan komposisi 60:40 serta menjaga ketersediaan dan kecukupan likuiditas secara optimal," ujar Deddi Herdadi, Direktur Utama PT BPR Cianjur Jabar menjawab TrustNews.

"Kami punya target pada 2030 BPR Cianjur unggul dalam produk, unggul dalam sistem TI (teknologi informasi), unggul dalam kualitas SDM. Dalam artian SDM kami berkarakter kompetitif dan berintegritas,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, aset BPR Cianjur di akhir tahun 2022 senilai Rp153 miliar. Nilai tersebut sesuai dengan peta bisnis perusahaan yang menetapkan bahwa di 2018-2022, nilai aset sudah melebihi Rp150 miliar.

“Maka, nilai aset Rp153 miliar di tahun 2022, sesuai dengan target nilai aset di peta bisnis kami,” ungkapnya.

Nilai Rp153 miliar aset BPR Cianjur pada tahun 2022 tersebut tumbuh 11,47% secara year on year atau tatkala dibandingkan dengan nilai yang sama di tahun 2021.

“Pertumbuhan 11,47% tersebut lebih baik kalau dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan nasional,” ujarnya.

Dijelaskannya , dalam mengoptimasi teknologi informasi atau digital, BPR Cianjur menerapkan Sistem Informasi Kepegawaian dan Peraturan (SIKAP) dalam rangka menyediakan database, akses dan informasi bagi seluruh pengurus dan pegawai Bank terhadap data sumber daya manusia dan ketentuan internal yang berlaku.

Selain itu, Layanan mobile apps “BCJHD” yang dipergunakan sebagai layanan informasi produk-produk Bank, buku tabungan digital, pengecekan saldo simpanan, sisa baki pinjaman angsuran per bulan dan permohonan pembukaan rekening simpanan dan/ atau permohonan pengajuan pinjaman serta permohonan layanan pick up service secara hybrid.

"Adapun upaya kami meningkatkan kompetensi SDM melalui pendidikan dan pelatihan berbasis sertifikasi, reskilling atau upskilling digital sumber daya manusia, in house training, pembelajaran mandiri, ujarnya.

"Kami juga mengikutsertakan para pengurus dan pegawai dalam acara sosialisasi, seminar, workshop ataupun dalam pelatihan dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga diklat keuangan atau non keuangan, Perbarindo, Perbamida, Pemegang Saham, Bank Indonesia ataupun Otoritas Jasa Keuangan.l," pungkasnya.