trustnews.id

Kolaborasi Pemerintah dan DPR Bangun Infrastruktur Berbasis EBT
Dok, Istimewa

TRUSTNEWS.ID,.CILACAP – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur berbasis energi baru terbarukan  yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya penyediaan energi listrik untuk masyarakat Cilacap melalui program pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).

“Kementerian ESDM bersama Komisi VII DPR-RI terus berkolaborasi dalam pelaksanaan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya adalah pemasangan PJU-TS,” tutur Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana saat meresmikan secara simbolis pemasangan PJU-TS di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Sabtu, 10/6).

Selain itu, Dadan menambahkan program lain yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal EBTKE adalah penyediaan energi skala kecil untuk masyarakat terpencil dan program konversi motor BBM ke motor listrik.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan bahwa pemasangan PJU-TS merupakan salah satu solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan yang difokuskan pada jalan pedesaan, utamanya yang sulit dijangkau jaringan PLN. Pada tahun 2022, PJU-TS yang telah terbangun sebanyak 20.546 unit atau setara menerangi jalan sepanjang 1.027 km, yang tersebar di wilayah Indonesia. Dengan demikian, program pemasangan PJU-TS telah dilaksanakan oleh Kementerian ESDM c.q. Direktorat Jenderal EBTKE sejak tahun anggaran 2015 hingga 2022 adalah sejumlah 111.233 unit atau setara menerangi jalan sepanjang 5.561 KM.

“Jika dianalogikan, PJU-TS yang telah dibangun oleh Ditjen EBTKE setara dengan jarang dari Sabang sampai Merauke, sehingga untuk menjamin agar PJU-TS tersebut tetap berfungsi pemerintah mengupayakan berbagai cara. Diantaranya pemberian jaminan pemeliharaan selama 2 tahun ditambah garansi sistem selama 3 tahun sejak jaminan pemeliharaan berakhir. Selain itu, kapasitas baterai PJU-TS cukup besar sehingga jika terjadi cuaca ekstrim misal selama 1 hari tidak ada sinar matahari, makan pada malam berikutnya PJU-TS tetap akan menyala,” urainya.

Oleh karena itu, Dadan berharap Pemerintah Daerah dapat menganggarkan biaya pemeliharaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi masyarakat.

“Semoga PJU-TS di Cilacap yang telah dibangun sebagai hasil kolaborasi dengan semua pihak dapat dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyampaikan bahwa pihaknya sebagai Komisi yang membawahi bidang energi, perindustrian serta penelitian dan pengembangan akan terus mendorong pelaksanaan program yang langsung menyentuh seluruh lapisan masyarakat diantaranya upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui program pemasangan PJU-TS.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Cilacap selaku Pj Bupati Cilacap, Bambang Tujianto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM atas pemasangan PJU-TS di Cilacap.

“Kondisi sarana PJU di Cilacap belum memadai dibandingkan jalan yang ada di Kabupaten Cilacap. Adanya PJU-TS ini, bermanfaat bagi pengendara dan masyarakat dalam melakukan mobilisasi di malam hari. Harapannya agar masyarakat ikut menjaga dan memelihara PJU-TS yang telah dipasang,” harapnya.