trustnews.id

PT BPR BKK Taman Inovasi Jaga Trend Positif

TRUSTNEWS.ID,. - Kinerja PT BPR BKK Taman (Perseroda) Kabupaten Pemalang selalu mengalami trend positif. Indikasinya bisa dilihat dengan peningkatan aset tiap tahunnya. 

Pada Desember 2022 mengelola aset Rp 212 miliar, dana yang dihimpun Rp 185 miliar, dana tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan layanan fasilitas kredit sebanyak Rp 163 miliar, adapun nasabah penabung mencapai sebanyak 34.929 nasabah. 

Selama 2014-2018 mengalami pertumbuhan tahunan rata-rata 12,9%, yakni dari Rp114,06 miliar (2014) menjadi Rp173,29 miliar (2018), Dana masyarakat bertumbuh rata-rata 12,9% per tahun (Rp89,3 miliar menjadi Rp142,7 miliar), Kredit bertumbuh 16,2% (Rp92,3 miliar menjadi Rp152,2 miliar) dan Laba tumbuh signifikan sebesar 10,4% (Rp3,4 miliar menjadi Rp4,8 miliar). Sedangkan rasio kredit bermasalah hanya 5,41 persen. 

"PT BPR BKK Taman konsisten melakukan inovasiI produk dan strategi pemasaran, dengan melakukan promosi dengan gencar baik dalam lembaga maupun perorangan serta memberikan fasilitas pelayanan dengan jemput bola," ujar Haryanto, Direktur utama PT BPR BKK Taman menjawab TrustNews.

Inovasi yang dimaksud Haryanto adalah menghadirkan layanan Virtual Account untuk memudahkan mentransfer dana dalam memperluas layanan kredit masyarakat.

Selain itu juga melengkapi petugas penagihan kredit atau dana dengan mobile App sehingga akurasi terjaga. 

"Perkembangan teknologi informasi mempengaruhi industri perbankan termasuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Kemunculan berbagai jenis infrastruktur teknologi yang baru menghadirkan inovasi model bisnis di bidang keuangan seperti Fintech Lending," ungkapnya. 

Hal penting lain, menurutnya, PT BPR BKK Taman selalu menjaga kepercayaan masyarakat Kabupaten Pemalang. Hal ini sejalan dengan misi mewujudkan BPR yang sehat, kuat dan mampu bersaing dengan lembaga keuangan yang lain. 

"Banyak pesaing yang ada mengharuskan kita lebih inovatif dalam rangka merebut pangsa pasar yang ada dan satu di antaranya bagaimana PT BPR BKK Taman menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utamanya," ujarnya. 

Sebagaimana diketahui, PT BPR BKK Taman yang terbentuk dari hasil penggabungan (merger) dari enam PD BPR BKK di Kabupaten Pemalang yakni PD BPR BKK Taman, PD BPR BKK Petarukan, PD BPR BKK Ulujami, PD BPR BKK Bantarbolang, PD BPR BKK Moga dan PD BPR BKK Watukumpul sejak tahun 2020 berubah bentuk badan hukum dari perusahaan daerah menjadi Perseroan Daerah (PT), ini dalam dua tahun pandemi tetap mengalami peningkatan. Ini disebabkan secara posisi, Pemalang berada di antara dua wilayah yakni Pekalongan dan Tegal, dimana masih banyak potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. 

"PT BPR BKK Taman memiliki aset Rp180 miliar dan setiap tahun ada peningkatan. Secara posisi memberikan keuntungan bagi kami karena Pemalang diapit oleh Pekalongan dan Tegal," ujarnya. 

Lebih jauh dirinya memaparkan, bahwa hadirnya PT BPR BKK Taman memiliki tujuan untuk mengembangkan kesempatan usaha dan kesempatan kerja yang diarahkan kepada peningkatan pendapatan masyarakat. Kemudian juga sebagai penunjang pendapatan asli daerah (PAD) Pemalang. 

"Sehingga PT BPR BKK Taman dapat berkembang secara optimal dan diperhitungkan di kancah perbankan, sehingga keberadaan kita bisa ikut membantu mengentaskan kemiskinan ekstrim di wilayah Kabupaten Pemalang bersama Pemda dan Pemprov," pungkasnya.